Sebagai entitas yang peduli pada komunitas sosial-kultural, PUSSAKA SUMATERA mendedikasikan diri untuk mendokumentasikan dan mentransmisikan narasi-narasi Kebudayaan Sumatera.

PUSSAKA SUMATERA berikhtiar merevitalisasi pranata sosial adat yang menjunjung tinggi harkat kemanusiaan

Tentang Kami

Sejarah

PUSSAKA SUMATERA lahir dari keresahan sekaligus kepedulian para akademisi, peneliti, dosen dan perkumpulan Komunitas atas memudarnya kesadaran sejarah, sosial, dan kebudayaan, khususnya di Kabupaten Langkat dan secara umum di Sumatera Utara. Sebagai unit di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Al Maksum, PUSSAKA SUMATERA (Pusat Studi Sejarah, Sosial, dan Kebudayaan Sumatera) mengusung semangat “menggali pusaka pengetahuan lokal” untuk menguatkan identitas Sumatera, menumbuhkan kesadaran sejarah, serta mendorong transformasi sosial-budaya yang berkelanjutan.

Diresmikan menjadi pusat studi sejak 23 Januari 2025, Meskipun begitu kegiatan fokus studi ini sudah ada sejak tahun 2024 yang di Kenalkan oleh para dosen Prodi Pendidikan IPS STKIP Al Maksum. pusat studi ini berkembang menjadi wadah kajian interdisipliner yang memadukan perspektif sejarah, sosiologi, antropologi, dan pendidikan, sehingga mampu menghasilkan riset yang relevan, publikasi yang bermutu, dan program pelestarian budaya yang berdampak nyata. Kehadirannya sejalan dengan visi besar STKIP Al Maksum sebagai kampus berbudaya yang mampu Menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan kerja sama di bidang kependidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di Sumatera Utara, untuk membentuk insan profesional dan berbudaya.

Visi

Menjadi pusat kajian, riset, pelestarian, dan diseminasi ilmu pengetahuan tentang sejarah, sosial, dan kebudayaan Sumatera yang unggul, berkelanjutan, serta berkontribusi pada penguatan identitas budaya lokal dalam kancah nasional dan internasional.

 

Misi
  1. Mengembangkan penelitian interdisipliner yang berfokus pada sejarah, struktur sosial, dan kebudayaan Sumatera, serta mempublikasikannya dalam bentuk jurnal, buku, dan media ilmiah lainnya.
  2. Menginventarisasi, mendokumentasikan, dan mengarsipkan warisan budaya, tradisi, dan kearifan lokal masyarakat Sumatera.
  3. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan, seminar, workshop, dan pameran untuk meningkatkan literasi sejarah dan budaya masyarakat.
  4. Membangun kemitraan dengan lembaga penelitian, komunitas budaya, pemerintah, dan organisasi internasional untuk memperluas jangkauan dan dampak kegiatan.
  5. Menanamkan nilai-nilai budaya Sumatera sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang berdaya saing global namun berakar kuat pada tradisi lokal.
Tujuan
  1. Menghasilkan kajian ilmiah yang berkualitas tentang sejarah, sosial, dan kebudayaan Sumatera.
  2. Menjadi pusat rujukan data, arsip, dan publikasi ilmiah mengenai warisan budaya Sumatera.
  3. Mendorong keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam pelestarian budaya.
  4. Mengintegrasikan hasil penelitian ke dalam pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan STKIP Al Maksum.
  5. Memperkenalkan dan mempromosikan budaya Sumatera ke tingkat nasional dan internasional.
Kegiatan Utama
  • Penelitian dan Publikasi: Menghasilkan karya ilmiah, buku, jurnal, dan publikasi digital tentang sejarah dan budaya Sumatera.
  • Pameran dan Festival Budaya: Menyelenggarakan pameran artefak, seni, dan festival budaya yang berbasis riset.
  • Workshop dan Pelatihan: Menyediakan pelatihan bagi peneliti muda, guru, dan pelaku budaya.
  • Dokumentasi dan Arsip Digital: Membangun basis data budaya Sumatera yang dapat diakses secara ilmiah.
  • Kolaborasi dan Pertukaran Ilmiah: Mengadakan forum diskusi, konferensi, dan kerjasama penelitian dengan mitra nasional maupun internasional.

 

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Pameran Seni Budaya

Festival Budaya

Workshop Dan Seminar

Edukasi

Dokumentasi

Riset Dan Publikasi

Pagelaran Wayang

Berita Terbaru

Unit Pusat Studi

oleh

Mahasiswa PGSD STKIP Al Maksum Gelar Pagelaran Wayang untuk Mendukung Program “STKIP Al Maksum Berbudaya”

PUSSAKA Sumatera dan Civitas Akademika Berikan Dukungan Penuh


Langkat – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) STKIP Al Maksum sukses menggelar Pagelaran Wayang sebagai wujud nyata dukungan terhadap program “STKIP Al Maksum Berbudaya”. Acara yang berlangsung pada 22 Juli 2025 di Aula STKIP Al Maksum ini mendapat dukungan penuh dari seluruh civitas akademika, khususnya Unit Pusat Studi Sejarah, Sosial, dan Kebudayaan Sumatera (PUSSAKA Sumatera).

Ketua STKIP Al Maksum, Pradana Chairy Azhar, S.Pd., M.Psi., dan jajaran didampingi penanggung jawab kegiatan Azri Ranuwaldy Sugma, M.Psi, dan Mustafa Habib, S.Pd.I., M.Pd, ka.Prodi PGSD (Kiki Pratama Rajagukguk, M.Pd) Serta para dosen turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas serta dedikasi mahasiswa dalam melestarikan seni pertunjukan tradisional.

“Pagelaran wayang ini bukan hanya tontonan, tetapi juga tuntunan. Ia menjadi media edukasi yang mengajarkan nilai-nilai luhur, sejarah, dan kearifan lokal yang perlu diwariskan kepada generasi muda,” ujar Pradana Chairy Azhar.

Melestarikan Budaya, Menanamkan Nilai Luhur

Pagelaran wayang ini tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga sarana pendidikan karakter dan penanaman nilai-nilai kebangsaan. Melalui cerita-cerita yang dibawakan, mahasiswa dan penonton diajak memahami pesan moral tentang kejujuran, keberanian, kerja sama, dan pengabdian.

Kegiatan ini juga bertujuan memperluas wawasan mahasiswa tentang kekayaan budaya Indonesia, khususnya seni pertunjukan wayang yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia.

Dukungan dan Partisipasi Penuh Civitas Akademika

PUSSAKA Sumatera berperan aktif dalam mempersiapkan acara, mulai dari pendampingan artistik, pemilihan naskah lakon, hingga penyediaan materi edukasi bagi mahasiswa. Dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa lintas program studi turut hadir, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Menurut Ketua PUSSAKA Sumatera, kegiatan seperti ini selaras dengan misi lembaga untuk menghidupkan kembali kesenian tradisional sebagai bagian integral dari pendidikan tinggi.
“Budaya adalah identitas. Jika kita tidak menjaganya, kita akan kehilangan jati diri. Wayang adalah warisan yang sarat filosofi, dan mahasiswa perlu mengenalnya sejak dini,” tegasnya.


Harapan untuk Keberlanjutan

STKIP Al Maksum berkomitmen menjadikan kegiatan kebudayaan seperti pagelaran wayang ini sebagai agenda rutin tahunan. Selain sebagai bentuk apresiasi budaya, kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus mencintai dan melestarikan seni tradisional.

Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara dalang, penonton, dan narasumber budaya. Suasana penuh antusiasme terlihat ketika mahasiswa bertanya tentang teknik pementasan, makna simbolik tokoh wayang, serta relevansinya dengan kehidupan masa kini.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, STKIP Al Maksum menegaskan komitmennya untuk menjadi kampus berbudaya, yang tidak hanya mencetak tenaga pendidik berkualitas, tetapi juga generasi yang bangga akan akar budayanya.

 

Unit Pusat Studi

oleh

PUSSAKA Sumatera STKIP Al Maksum Bersama Kopimurah Ubah Cara Pandang Generasi Muda terhadap Museum

 

Langkat — Tim PUSSAKA Sumatera bersama STKIP Al Maksum berkolaborasi dengan Kopimurah (Komunitas Pecinta Museum dan Sejarah) menghadirkan cara baru menikmati museum bagi generasi muda. Lewat konsep Night at the Museum, pengunjung tak hanya melihat koleksi sejarah, tetapi juga menikmati suasana malam dengan kopi, kemah dan cerita-cerita masa lalu yang dikemas santai.

Acara ini sukses menarik perhatian pengunjung, terutama kalangan mahasiswa, pelajar, dan komunitas kreatif. “Kami ingin museum bukan hanya tempat barang kuno disimpan, tapi juga ruang interaksi dan inspirasi,” ujar Deni Hartanto salah satu pengurus  tim Pusat Studi PUSSAKA Sumatera STKIP Al Maksum.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi model baru dalam menghidupkan museum di era digital, menggabungkan edukasi sejarah, budaya lokal, dan gaya hidup kekinian. Dengan dukungan Kopimurah, pengunjung pun bisa menikmati seduhan kopi nikmat sambil larut dalam cerita sejarah Langkat yang penuh warna.

“Kalau bisa ngopi sambil belajar sejarah, kenapa harus pilih salah satu?” — tagline acara yang kini ramai dibicarakan di Kabupaten Langkat.

Acara ini juga menghadirkan sesi bincang santai bersama pegiat sejarah, dosen, Guru dan seniman lokal. Mereka berbagi pandangan tentang pentingnya memahami sejarah sebagai bagian dari identitas diri dan kearifan lokal. Tidak hanya itu, pengunjung juga diajak mengikuti tur malam, di mana lampu temaram dan pemandu cerita membuat suasana museum menjadi hangat sekaligus misterius.

STKIP Al Maksum melalui program PUSSAKA Sumatera menegaskan komitmennya untuk menghidupkan kembali minat generasi muda terhadap sejarah dan budaya daerah. Melalui pendekatan kreatif ini, museum diharapkan menjadi destinasi edukasi yang relevan dengan gaya hidup anak muda masa kini. Dengan inovasi seperti ini, masa depan museum bukan lagi sekadar tempat menyimpan artefak, tetapi menjadi pusat inspirasi, tempat berkumpul, dan wadah kreativitas yang tak lekang oleh waktu.

Langkah Lanjut

Sebagai tindak lanjut, PUSSAKA Sumatera (Pusat Studi Sejarah, Sosial, dan Kebudayaan Sumatera) yang merupakan lembaga kajian interdisipliner yang fokus pada riset, pelestarian, dan publikasi keilmuan tentang sejarah, struktur sosial, dan kekayaan budaya masyarakat Sumatera. mendorong Kopimurah untuk mengadakan Night at the Museum secara rutin, dengan tema bervariasi dan kolaborasi bersama pelaku seni lokal.

 

Selain itu, konten promosi digital seperti video dokumentasi akan diproduksi dan disebarkan melalui media sosial untuk menjangkau khalayak yang lebih luas.

Dengan kolaborasi antara PUSSAKA Sumatera STKIP Al Maksum, Kopimurah, pengelola museum, dan pemerintah daerah, Museum Daerah Kabupaten Langkat kini berada di jalur menuju masa depan yang lebih cerah, menjadi pusat edukasi dan pelestarian budaya yang dicintai semua generasi. (dn)

 

 

 

 

 

 

!
“Vivamus id gravida mi, nec ullamcorper purus. Suspendisse ut nibh sagittis lacus viverra aliquam. Praesent ac lobortis mauris, non imperdiet quam. Praesent laoreet elit nisi, id feugiat ante accumsan sed.”

– High School Teacher

!
“Etiam quis blandit erat. Donec laoreet libero non metus volutpat consequat in vel metus. Sed non augue id felis pellentesque congue et vitae tellus. Donec ullamcorper libero nisl, nec blandit dolor tempus feugiat. Aenean neque felis, fringilla nec placerat eget, sollicitudin a sapien. Cras ut auctor elit.”

– Student

!
“Semper leo et sapien lobortis facilisis aliquam feugiat ut diam non tempus et malesuada. Semper leo et sapien lobortis facilisis aliquam feugiat ut diam non tempus et malesuada. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Donec sed finibus nisi, sed dictum eros.”

– Student

PUSSTAKA Sumatera menghadirkan ruang apresiasi yang menghubungkan warisan masa lalu dengan perspektif masa kini, sekaligus memperkuat identitas dan kesadaran budaya di tengah masyarakat.

Newsletter

Copyright © 2026PUSSAKA SUMATERA STKIP AL-MAKSUM. All Rights Reserved.